Panduan Menulis Tesis

Jasa Pembuatan Skripsi Tesis Disertasi 085771726666

Panduan Menulis Tesis

Pengertian Tesis adalah karya tulis ilmiah mahasiswa untuk memenuhi salah satu syarat ujian guna memperoleh program S-2. Tesis ini merupakan kemampuan mahasiswa untuk membuat suatu sintesis baru atau penerapan pengetahuan yang sudah ada, dan melaporkannya secara tertulis.

Dalam pembuatan Tesis mempunyai ciri khas atau karateristik dimana tujuan akhir dalam memperoleh program S-2 dapat terpenuhi.

Karateristik Tesis :

  • Berfokus pada kajian mengenai salah satu isu sentral yang tercakup dalam salah satu disiplin dalam ilmu pendidikan sesuai dengan program studi yang ditempuh oleh mahasiswa yang bersangkutan.
  • Merupakan pengujian empirik terhadap posisi teoritik tertentu.
  • Menggunakan data primer sebagai data utama yang dapat ditunjang oleh data sekunder.
  • Ditulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar, kecuali untuk program studi bahasa asing.

 

Dalam sebuah Tesis dibutuhkan rangka atau sistematika untuk memperkecil kesalahan dalam teknik penulisan, sehingga dapat mempermudah mahasiswa dalam pengerjaannya. Dan keseluruhannya berkaitan dengan metode penelitian dan tentang bagaimana menulis sesuai dengan kaidah yang diterapkan dalam sebuah karya tulis ilmiah yang disebut dengan  Sistematika Penulisan.

 

SISTEMATIKA PENULISAN TESIS

Bab I PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang Masalah : berupa pengantar mengenai arti penting topik tersebut untuk diteliti, alur berpikir hingga muncul permasalahan, yang diakhiri oleh perumusan masalah yang berbentuk kalimat tanya.

 

  1. Tujuan Penelitian : berisi tujuan diadakannya penelitian tersebut.
  2. Manfaat Penelitian : berisi manfaat teoritis dan manfaat praktis.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

  1. Variabel terikat / kriterium : berisi pengertian atau defenisi variabel tersebut, aspek dari variabel tersebut yang nantinya dijadikan indikator dari alat ukur yang digunakan, faktor-faktor yang mempengaruhi, dan sebagainya.
  2. Variabel bebas / prediktor : berisi pengertian atau definisi variabel tersebut, aspek dari variabel tersebut yang nantinya dijadikan indikator dari alat ukur yang digunakan, faktor-faktor yang mempengaruhi, dan sebagainya.
  3. Subjek Penelitian : untuk menggambarkan subjek penelitian — berisi pengertian, karakteristik dan sebagainya) mengenai subjek penelitian.
  4. Hubungan antara Variabel A dengan B atau Perbedaan pada variabel A berdasarkan variabel B : berupa dinamika yang menggambarkan keterkaitan antara variabel A dan Variabel B (baik berupa hubungan, pengaruh, atau perbedaan), sehingga nantinya dapat ditarik suatu hipotesis.
  5.  Hipotesis

BAB III METODE PENELITIAN

  1. Identifikasi variabel-variabel penelitian : berisi variabel apa saja yang ada dalam penelitian tersebut.
  2. Definisi operasional variabel-variabel penelitian : bentuk operasional dari variabel-variabel yang digunakan, biasanya berisi definisi konseptual, indikator yang digunakan, alat ukur yang digunakan (bagaimana cara mengukur) & penilaian alat .
  3. Subjek penelitian : berisi karakteristik subjek yang digunakan dalam penelitian, juga diberi penjelasan mengenai populasi, sampel dan teknik sampling yang digunakan.
  4. Teknik pengumpulan data : teknik dan alat ukur yang digunakan dalam pengumpulan data dan setiap alat ukur yang digunakan perlu dijelaskan.
  5. Validitas dan reliabilitas alat pengumpul data : berisi pengertian mengenai konsep validitas dan reliabilitas serta teknik yang dilakukan. Jika menggunakan alat ukur yang sudah ada, hasil uji validitas dan reliabilitasnya harap ditulis.
  6.  Teknik analisis data : teknik yang digunakan untuk menganalisis data penelitian

BAB IV PENUTUP

  1. KeSimpulan : berupa poin-poin yang berisi hasil penelitian yang menjawab hipotesis penelitian dan hasil tambahan lainnya.
  2. Saran : saran untuk subjek atau pihak-pihak yang berkaitan dengan hasil penelitian, juga untuk penelitian selanjutnya.

 

Dengan adanya Karatersitik dan Sistematika Penulisan, diharapkan seorang mahasiswa mampu mengerjakan suatu karya tulis ilmiah untuk memenuhi salah satu syarat ujian guna memperoleh program S-2, sehingga karya tulis ilmiah tersebut dapat dikerjakan sendiri berdasarkan kemampuannya. Dengan istilah lain mahasiswa dapat  meneliti dan menulis secara mudah dan cepat.

Jika semua metode dan langkah-langkah tersebut sudah disesuaikan, tapi mahasiswa masih mengalami kesulitan, sekiranya seorang mahasiswa dapat menggunakan Jasa Pembuatan Skripsi atau Tesis agar dapat untuk mempermudah kelanjutan dari apa yang sudah dibuat dalam sebuah karya tulis ilmiah. Setidaknya 50 sampai 75 persen dari karya tulis ilmiah tersebut sudah dikerjakan oleh mahasiswa dan selebihnya dapat ditangani oleh sebuah Jasa Pembuatan Skripsi dan Tesis. Dengan adanya Jasa Pembuatan Skripsi atau Tesis yang berpengalaman bertujuan antara lain mempermudah serta membimbing mahasiswa dalam mengerjakan karya tulis ilmiah untuk memenuhi salah satu syarat ujian guna memperoleh program S-1 atau S-2.  Semua diperlukan hubungan keterkaitan (kerjasama) dan komunikasi antara kedua belah pihak, baik mahasiswa maupun jasa pembuatan skripsi atau tesis, sehingga karya tulis ilmiah berjalan dengan lancar dan baik.

Leave a Reply

Jasa Pembuatan Skripsi Tesis Disertasi